Data Kualitatif dan Data Kuantitatif
Statistika
Data Kualitatif dan Kuantitatif
Data kuantitatif adalah data
atau informasi yang berupa simbol angka atau bilangan. Berdasarkan angka
tersebut, perhitungan secara kuantitatif dapat dilakukan untuk menghasilkan
suatu kesimpulan yang berlaku umum.
Data yang berupa angka-angka tersebut bisa berubah-ubah dengan cepat
atau bersifat variatif. Proses pengumpulan data kuantitatif sangat mudah
dilakukan dan tidak membutuhkan banyak waktu.
Contoh Data Kuantitatif
. Guru SMK Labor Tahun 2007 - 2018 berjumlah 43 orang terdiri dari 25 guru laki-laki dan 18 guru perempuan
2 . Jumlah penduduk Indonesia lebih ramai jika dibanding jumlah 3 negara Asean lain.
3 . Tingkat kelulusan SMK X lebih tinggi dibanding tingkat kelulusan SMK Y
4 . Sepeda motor A lebih irit dibanding sepeda motor B
Data kualitatif adalah data
informasi yang berbentuk tulisan (kata} atau kalimat verbal, bukan berupa simbol angka
atau bilangan. Data kualitatif didapat melalui suatu proses menggunakan teknik
analisis mendalam dan tidak bisa diperoleh secara langsung.
Untuk mendapatkan data kualitatif membutuhkan lebih banyak waktu dan
sulit dikerjakan karena harus melakukan wawancara, observasi, diskusi atau
pengamatan.
Contoh Data Kualitatif:
1 . SBY adalah Presiden yang lebih baik daripada
Barack Obama
2 . Indonesia adalah negara dengan penduduk paling
ramah di dunia
3 . Bahasa China adalah bahasa yang paling sulit
dipelajari di dunia
. Pendidikan agama Islam membuat remaja lebih
taat menjalankan perintah agama.
Perbedaan
Metode Kualitatif dengan metode kuantitatif :
Metode Kualitatif
Metode Kualitatif
a a. Bedasarkan jenis data
Metode
kulitatif jenis datanya adalah data kualitatif sedangkan metode kuantitatif
jenis datanya adlah data kuantitatif. Data (yang bersifat) Kualitatif merupakan
data yang dihasilkan dari cara pandang yang menekankan pada ciri-ciri, sifat
dan ’mutu’ obyek (subyek) yang bersangkutan. Berbeda dari data kuantitatif yang
bersifat numerik, data kualitatif bersifat non-numerik (kata-kata deskriptif),
seperti cantik, tampan, gagap, tampak kurang berpendidikan, reponsif, bagus
sekali, lincah, mewakili anak muda zaman sekarang, dan lain-lain.
b. Berdasarkan Tujuan
b. Berdasarkan Tujuan
Penelitian kualitatif bertujuan untuk melakukan
penafsiran terhadap fenomena sosial. Metodologi penelitian yang dipakai adalah
multi metodologi, sehingga sebenarnya tidak ada metodologi yang khusus. Tujuan
Penelitian Kuantitatif adalah mengembangkan dan menggunakan model-model
matematis, teori-teori dan hipotesis yang dikaitkan denganfenomena alam.
Penelitian kuantitatif banyak digunakan untuk menguji suatu teori, untuk
menyajikan suatu fakta atau mendeskripsikan statistik, untuk menunjukkan
hubungan antarvariabel, dan ada pula yang bersifat mengembangkan konsep,
mengembangkan pemahaman atau mendeskripsikan banyak hal, baik itu dalam
ilmu-ilmu alam maupun ilmu-ilmu sosial.
c. Berasarkan Obyek penelitian
c. Berasarkan Obyek penelitian
Metode kualitatif lebih berfokus pada satu
obyek penelitian saja sedangkan metode kuantitatif bisa lebih dari satu obyek
penelitian.
d. Berdasarkan Instrumen yang digunakan
d. Berdasarkan Instrumen yang digunakan
Pada metode kuantitatif instrument penelitian yang
biasa digunakan adalah angket, kuesioner, atau instrument yang lain. Namun pada
metode kualitatif instrument yang digunakan adalah peneliti itu sendiri artinya
peneliti sendiri lah yang harus terjun langsung kedalam penelitian agar bisa
melihat dan merasakan fakta yang sebenarnya.
e. Berdasarkan orientasi
e. Berdasarkan orientasi
Penelitian kualitatif lebih beroreintasi pada proses
penelitian sedangkan penelitian kuantitatif lebih berorientasi pada hasil
penelitian.
f. Berdasarkan
Proses
Metode kuantitatif mengunakan proses
deduktif-induktif. sedangkan metode kualitatif adalah induktif
g. Berdasarkan
sifat realitas
Dalam metode kuantitatif yang berlandaskan pada
filsafat positivism, realitas dipandang sebagai suatu yang kongkrit, dapat
diamati dengan panca indera, dapat dikategorikan menurut jenis, bentuk, warna,
dan perilaku, tidak berubah, dapat diukur dan diverivikasi. Dengan demikian
dalam metode ini, peneliti dapat menentukan hanya beberapa variabel saja dari
objek yang diteliti, dan kemudian dapat membuat instrument untuk mengukurnya.
Dalam penelitian kualitatif yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme
atau paradigma interpretive, suatu realitas atau objek tidak dapat dilihat
secara parsial dan dipecah kedalam variabel.
h. Berdasarkan hubungan Variabel
h. Berdasarkan hubungan Variabel
Pada netode kualitatif hubungan antara variabel adalah
timbal balik atau interaksi. Pada metode kauntitatif lebih kepada sebab akibat.
i. Berdasarkan penggunaan
Metode kuantitatif digunakan apabila :
. Bila masalah
yang merupakan titik tolak penelitian sudah jelas.
. Bila peneliti
ingin mendapatkan informasi yang luas dari suatu populas.
. Bila ingin
diketahui pengaruh perlakuan/ treatment tertentu terhadap yang lain.
. Bila peneliti
bermaksud menguji hipotesis penelitian.
. Bila peneliti
ingin mendapatkan data yang akurat, berdasarkan fenomena yang empiris
Metode Kuantitatif digunakan apabila
. Bila masalah penelitian belum jelas.
. Bila masalah penelitian belum jelas.
b . Untuk memahami makna dibalik data yang tampak.
c . Untuk memahami interaksi sosial.
d . Memahami
perasaan orang.
e . Untuk mengembangkan teori.
f . Untuk memastikan kebenaran data.
g . Meneliti sejarah perkembangan.
Persamaan
Metode Kualitatif dan Metode Kuantitatif
a . Merupakan sebuah metode yang digunakan dalam
penelitian guna memecahkan sebuah masalah
b . Memiliki obyek dan subyek Memiliki variabel
c . Menerapkan metode pengumpulan data yang sistematis dan
terbuka hingga bisa dinilai.
d . Melibatkan inferensi (simpulan) detil-detil pengamatan
empiris ke suatu kesimpulan umum.
e . Membandingkan data, mencari kesamaan dan perbedaan
untuk menemukan pola tertentu.
f. . Menggunakan prosedur untuk menghindari kesalahan
analisis dan penarikan inferensi.
Komentar
Posting Komentar